Warehouse
Definisi
Menu Warehouse berfungsi untuk membuat daftar warehouse yang menjadi tempat penyimpanan barang (item) di perusahaan. Master Warehouse mencakup detail seperti nama warehouse, alamat dan warehouse category. Master Warehouse pada R1 berfungsi sebagai basis data untuk mengelola semua aktivitas yang berkaitan dengan penyimpanan dan distribusi barang.
Master Warehouse akan berfungsi sebagai pengalamatan biaya selisih persediaan secara otomatis berdasarkan Cost Center atau Chart of Account yang dipilih.
Pentingnya Master Warehouse untuk Mengelola Manajemen Persediaan
Manfaat | Deskripsi |
---|---|
Efisiensi Operasional | Dengan memiliki data yang terpusat tentang semua warehouse, perusahaan dapat mengoptimalkan proses penyimpanan dan pengambilan barang, sehingga meningkatkan efisiensi operasional. |
Pengelolaan Persediaan yang Lebih Baik | Master Warehouse memungkinkan perusahaan untuk melacak persediaan secara real-time, membantu dalam pengambilan keputusan terkait pengadaan dan distribusi. |
Analisis Kinerja | Data dari master warehouse dapat digunakan untuk menganalisis kinerja warehouse, termasuk tingkat rotasi persediaan dan penggunaan ruang penyimpanan. |
Letak Menu
Configuration → Inventory & Material Management → Warehouse Management System → Warehouse
Panduan Penggunaan
-
Klik "Configuration"
-
Klik "Inventory & Material Management"
-
Klik "Warehouse Management System"
-
Klik "Warehouse"
-
Klik "Insert" untuk menginput transaksi
Catatan:
Kolom yang berwarna merah wajib diisi
- Isi data yang diperlukan pada field yang tersedia
Nama Field | Keterangan |
---|---|
Warehouse Code | Kode yang digunakan untuk mengidentifikasi warehouse. Kode ini membantu dalam pengelompokan dan referensi gudang dalam sistem. |
Warehouse Name | Nama dari warehouse. Nama ini akan ditampilkan dalam sistem untuk memudahkan pengguna dalam memahami lokasi penyimpanan. |
Category | Warehouse category, yang dapat digunakan untuk mengelompokkan gudang berdasarkan jenis atau fungsi. |
Address | Alamat lengkap dari gudang, penting untuk pengiriman dan logistik. |
City | Kota tempat warehouse berada, membantu dalam pengelolaan lokasi. |
Postal Code | Kode pos untuk alamat warehouse, penting untuk pengiriman dan pengelolaan logistik. |
Phone | Nomor telepon yang dapat dihubungi untuk keperluan komunikasi terkait warehouse. |
Alamat email untuk komunikasi resmi terkait warehouse. | |
Fax | Nomor fax yang dapat digunakan untuk pengiriman dokumen resmi. |
Mobile | Nomor ponsel yang dapat dihubungi, memberikan alternatif komunikasi. |
Contact Person | Nama orang yang dapat dihubungi terkait warehouse, penting untuk komunikasi yang lebih langsung. |
Cost Center | Menunjukkan pusat biaya yang terkait dengan gudang, membantu dalam pengelolaan biaya operasional. |
Cost Category | Kategori biaya yang terkait dengan warehouse, membantu dalam analisis biaya. |
Mutations Cost Category | Kategori biaya untuk mutasi atau perubahan yang terjadi dalam warehouse, penting untuk pelacakan biaya. |
Remark | Catatan tambahan mengenai warehouse, jika diperlukan. |
7. Klik "Save" untuk menyimpan
\